foto user
SUPRIADI

Profil HNI

  • 00632690
  • DC / SM

Tidak Sepenuh Waktu tapi Sepenuh Hati


thumbnail

Bapak ibu sekalian, sebelum memulai karir di HNI HPAI saya merupakan PNS di sebuah lembaga non departemen sebagai pegawai pusat dari tahun 1995 hingga saya memiliki anak. Aktif di HNI HPAI adalah bahwa saya memiliki passion.

Ketika pertama kali menjadi PNS saat itu saya bergaji 200 ribu. Setelah saya memiliki anak dua, istri saya hamil lagi.

Pada saat itu yang bingung bukan saya, tetapi mertua dan mengatai saya dengan ungkapan orang jawa, "meteng meneh, meteng meneh sing repot mertuane" yang maksudnya "hamil lagi, hamil lagi yang repot mertuanya". Perasaan saya tersinggung sehingga saya berpikir bagimana saya dapat menunjukan pada mertua kalau saya bisa memiliki penghasilan yang lebih dari saat itu.

Akhirnya saya bertemu dengan mentor saya yaitu dr. Irman Sukirman. Sebelum bertemu Pak Irman, saya bertemu dengan Pak Basit.

Dengan izin Allah kemudian saya belajar dengan Pak Irman. Pak Irman dan Pak Basit seorang PNS juga seperti saya, sehingga beliau menginspirasi saya ketika menjadi PNS tidak menghalangi kita untuk sukses bersama HNI HPAI. PNS singkatan dari Pegawai Negeri Sipil dan dapat juga menjadi Pengusaha Nan Sukses (PNS).

Dan pada waktu itu saya hanya memiliki satu motor dengan 6 orang anak. Jika pergi mengantar anak ke sekolah yang kasian bukan anaknya melainkan motornya karena dikendarai oleh 5 orang. Ada dua yang duduk didepan dan dua lagi duduk di belakang. Setiap pulang sekolah, anak saya sering tertidur di atas motor.

Itulah yang membuat saya berobsesi. Saya harus memiliki mobil. Alhamdulillah atas izin Allah, pada tahun 2011. Saya dapat membeli mobil Grand Livina dari penghasilan saya di HNI HPAI. Sebuah perjalanan yang luar biasa sampai saya tidak percaya jika saya memiliki mobil. Sampai saat saya ke dealer untuk mengambil mobil, istri saya kejepit pintu mobil dan saya berkata "mi semoga ini saksi sejarah". Inilah perjalanan saya.

Bersama mentor saya Pak Irman Sukirman, saya dapat membangun HNI HPAI dengan omset 1 milyar dalam satu bulan. Bagaimana pola kerja saya?

Setiap pulang kantor saya berusaha melakukan pembinaan. Misalnya saya pergi ke Purworejo yang perjalannya hingga 3 jam. Setelah maghrib melakukan pembinaan dan pulangnya sampai larut hingga jam 1 pagi. Sampai di rumah jam 3:30 wib. Setelah sholat subuh siap-siap untuk ke kantor kembali.

Saya memiliki tekad walaupun tidak sepenuh masa (waktu) tapi saya bekerja di HNI HPAI dengan sepenuh hati. Hal tersebut yang membuat passion saya menjadi kenyataan. Dan itu merupakan impian dari keluarga saya. Impian dari istri saya untuk memiliki mobil, ingin memiliki rumah.

Eep Saripudin, LED
00062201
PNS dengan keyakinan 9 pintu rezeki ada di jalan bisnis, menjalani HNI HPAI dengan penuh semangat dan antusias