foto user
SUPRIADI

Profil HNI

  • 00632690
  • DC / M

Sukses dengan Kerja Tim


thumbnail

Saya sudah lama menjalankan HNI HPAI, bahkan sebelum saya menikah. Setelah menikah jadi kurang fokus menjalankan HNI HPAI dikarenakan mengurus anak. Walaupaun begitu, saya tidak berhenti. melakukan rekrutmen. Namun hanya rekrut saja, sehingga belum sempat melakukan pembinaan.

Tahun 2014 setelah anak yang ke-2 sudah berusia 4 tahun, saya mulai menjalankan bisnis network HNI HPAI dengan lebih fokus.

November 2014 saya mulai melakukan GESIT = Gemar Safar dan Silaturahmi Produktif. Di samping melakukan silaturahmi dan rekrutmen, juga sudah mulai melakukan pembinaan.

Bagaimana cara rekrutmen bagi seorang ibu? Antara ibu-ibu dan bapak-bapak secara waktu dan peluang lebih besar peluang ibu-ibu untuk melakukan rekrutmen.

Pagi-pagi bangun buka pintu sudah bertemu dengan tetangga. Belanja ke tukang sayur, bertemu dengan si tukang sayur dan pembeli yang lain. Mengantar anak ke sekolah bertemu dengan ibu-ibu yang lain dan ibu guru.

Belum lagi jika ikut arisan, pengajian dan perkumpulan ibu-ibu yang lain. Jadi peluang ibu-ibu sangat besar untuk melakukan rekrutmen.

Setelah rekrutmen yang selanjutnya adalah home sharing. Home sharing itu penting. Jadwalkan setelah rekrut kapan bisa bertemu walaupun secara personal ataupun disela-sela waktu. Tidak selalu home sharing itu dalam bentuk formal atau dalam komunitas yang besar.

Berikutnya adalah self branding. Bagamana kita mem-branding-kan diri kita. Tidak masalah ketika kita dikatakan sebagai penjual minyak yang bisa diminum (Minyak Herba Sinergi) dan julukan yang lainnya.

Jadikan aktifitas kita penuh dengan HNI HPAI sehingga menular ke anggota keluarga yang lainnya.

Yang saya tekankan, kita tidak bekerja sendiri. Kita bisa sukses karena kerja tim. Pilih tim Anda untuk sukses bersama.

HNI HPAI sangat friendly bisa dilakukan oleh ibu-ibu rumahan dan menghasilkan. Menggali potensi tanpa meninggalkan kewajibannya sebagai seorang ibu.

Leoni Arvia, LED
00321503
Membangun imperium bisnis dari rumah. Fokus pemberdayaan muslimah dengan duplikasi massif aktifitas home sharing, dengan tetap menjalankan tugas utama sebagai ibu & istri